Diklatsar CPNS Berakhir, Sakariyas : Tunjukan diri Menjadi PNS Profesional

DIKLATSAR CPNS : IST/BS - Bupati Katingan Sakariyas, saat menutup pelaksaan kegiatan di aula BKPP Katingan, Rabu (4/12/2019).

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Bupati Katingan Sakariyas, menutup secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Angkatan ll di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan Tahun 2019, pada Rabu (4/12/2019).

Kegiatan dilaksanakan di aula Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Katingan tersebut diikuti 88 orang Peserta CPNS. Kegiatan dilaksanakan selama 51 hari, yang dimulai tanggal 7 Oktober 2019 dan berakhir pada tanggal 4 Desember 2019.

Dalam kesempatan itu, Bupati Katingan Sakariyas, menyampaikan selamat kepada seluruh peserta. Ia berpesan ilmu yang diperoleh selama pembelajaran diharapkan dapat diimplementasikan dengan cara melaksanakan tugas perannya sebagai pelayan masyarakat.

BACA JUGA:   Kades dan Bendahara Desa Tarusan Danum Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Tipikor

“Perlu dipahami bersama bahwa melalui Pelatihan Dasar inilah pemerintah ingin membentuk karakter ASN yang berdaya saing dan kompeten untuk menyambut cita-cita ASN berkelas dunia pada tahun 2045,” kata Sakariyas.

Menurutnya Sakariyas, para ASN harus terus meningkatkan kompetensi diri dan semangat pengabdian mereka untuk menjadi lebih profesional.

“Melalui pelatihan dasar ini, diharapkan dapat menghasilkan PNS profesional yang berkarakter dalam melaksanakan tugas sebagai abdi masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:   KSPSI Katingan Siap Bersinergi dengan Polri Jaga Kamtibmas di Kalimantan Tengah

Sementara, Kepala BKPP Kabupaten Katingan Bambang Harianto, mengatakan narasumber dan materi Diklatsar CPNS angkatan II tahun 2019 ini dari Widyalswara BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan, KORAMIL 1015 Katingan Hillr, dan Pendamping dari IKAPTK Kabupaten Katingan.

“Peserta berjumlah 88 orang, teridiri dari 27 orang peserta Iaki-laki dan 61 orang peserta perempuan, dengan rincian Tenaga Kesehatan sebanyak 43 orang dan Tenaga Pendidik sebanyak 45 orang,” terangnya.

(nas/beritasampit.co.id)