Perjalanan Umroh (11). Masjid Quba Memikat Jutaan Umat Muslim Sedunia

Maman Wiharja saat didalam Masjid Quba

MADINAH, Perjalanan rombongan jema’ah umroh PT Al Kamila Pangkalan Bun penuh makna, setelah menginap 2 malam di sebuah Hotel, kemudin Sabtu pagi (17/1/2020) pukul 08.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan Bus para rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Quba.

Masjid Quba merupakan salah satu rumah ibadah yang sejarahnya lekat dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW). Sebab, masjid ini dibangun sendiri oleh Rasulullah.

Masjid Quba berada di tepi kota Madinah. Kala itu, Nabi Muhammad baru saja menyelesaikan perjalanan hijrahnya dari kota Mekah dan langsung memerintahkan untuk membangun Masjid Quba.

“Bapak, Ibu,nanti kita di Masjid Kuba,masjid pertama yang dibangun Rosulluloh Nabi Muhammad SAW,saat perjalanan dari Mekah ke Madinah,kita semua sholat duha dan 2 rakaat dan sholat sunat Tahiyattul Masjid 2 rakaa,” kata pemandu H Mukid Faturahman usai melantunkan doa didalam Bus yang diaminin para jemaah

BACA JUGA:   Gubernur Kalteng Hadiri Pemakaman H Sarwani Sabri
Suasana di Halaman Depan Masjid quba

Di sebelah utara bangunan Mesjid dibuat serambi untuk tempat salat yang bertiang pohon korma, beratap datar dari pelepah dan daun korma, bercampurkan tanah liat. Di tengah-tengah ruang terbuka dalam masjid yang kemudian biasa disebut sahn, terdapat sebuah sumur tempat wudhu, mengambil air untuk salat. Mengenai kebersihan pasti terjaga, cahaya matahari dan udara dapat masuk dengan leluasa.

Tak heran Pantauan penulis, sekitar 30 meter dari lahan parkir ribuan umat muslim seluruh dunia sudah memadati diseluruh pintu masuk Masjid yang memiliki 4 kubah besar itu.

“Selama Masjidil Haram di Mekah terus dibanjiri jutaan umat muslim sedunia, maka para jamaah yang lainnya pasti juga akan berkunjung ke Masjid quba,” kata H.Mukid.
Masjid ini memiliki 19 pintu. Dari 19 pintu itu terdapat tiga pintu utama dan 16 pintu. Tiga pintu utama berdaun pintu besar dan ini menjadi tempat masuk para jamaah ke dalam masjid. Dua pintu diperuntukkan untuk masuk para jamaah laki-laki sedangkan satu pintu lainnya sebagai pintu masuk jemaah perempuan. Diseberang ruang utama masjid, terdapat ruangan yang dijadikan tempat belajar mengajar.

BACA JUGA:   Swiss Bellin Menunggak Pajak Hingga Rp 5 Miliar, Pemda Tempuh Jalur Hukum

Saat akan memasuki bagian dalam masjid, sebaiknya memperhatikan petunjuk di dinding luar masjid. Itu adalah penunjuk pintu masuk yang dikhususkan bagi jamaah laki-laki atau perempuan. Akan terpampang pada sebuah plakat yang ditempelkan ke dinding pintu masuk untuk jamaah laki-laki maupun perempuan.

Laporan Maman Wiharja

Di Madinah

(Barsambung).