Menikmati Wisata Alam Pasuha, Berikut Keindahannya yang Asri

Udek/BS - Para pemuda wisatawan lokal Barito Timur menikmati panorama alam wisata Pasuha yang asri, Minggu 23 Februari 2020.

TAMIANG LAYANG – Wisata Patai Suku Hawaa (Pasuha) begitu ramai dikunjungi wisatawan lokal bersama anggota keluarga dari pagi hingga sore hari. Wisata alam yang tampak masih asri ini berada di Desa Patai Kabupaten Barito Timur.

Wisata Pasuha ini menampilkan lokasi titian kayu sepanjang lebih dari 2,5 kilometer dengan panorama alam yang asri. Terlihat hutan rawa yang masih alami, tanaman rotan, pohon akar-akaran yang alami, serta beberapa tanaman unik hutan rawa yang tidak pernah tersentuh bahkan diteliti, dan tersedia pondok, gazebo sederhana tempat santai.

Selain itu, juga memiliki wisata susur sungai menggunakan kelotok (Motor Bood) dan juga tersedia lokasi memancing natural, telaga atau kolam pemandian natural, bahkan tersedia beberapa rumah pohon.

BACA JUGA:   Jalan Houling PT BNJM di Desa Haringen Rusak Parah

Wilayah desa Patai ini terkenal sebagai lokasi mancing alami karena berbagai jenis ikan ada sehingga dikatakan surganya bagi pemancing mania saat musim kemarau.

Keberhasilan pengelolaan wisata ini awalnya muncul hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Patai dan didukung penuh oleh Kepala Desa, sehingga dikelola oleh pemuda desa melalui Karang Taruna.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat, yang sempat menikmati panoram alam wisata ini, Minggu 23 Februari 2020, Edward Sayadi ketika dimintai pendapat oleh media ini mengatakan, bahwa lokasi wisata Pasuha ini banyak yang perlu dilengkapi fasilitasnya agar lebih bersih, aman dan nyaman bagi pengunjung serta tetap terjaga pengelolaan pengawasannya.

BACA JUGA:   Kalteng Siaga Darurat Bencana, Pemkab Bartim Lakukan Langkah Ini

Menurutnya, peluang wisata ini sangat menjanjikan karena akses sebagian jalannya sudah lumayan baik. Jarak dari Kota Tamiang Layang sekitar 9 kilometer. Wisata inipun sekarang sebagai pusat wisata keluarga bagi masyarakat Barito Timur.

Lebih lanjut ia mengatakan, wisata tersebut perlu sekali perhatian khusus pemerintah daerah, terutama untuk mensupport dana dan bantuan semua pihak agar wisata Pasuha ini berkembang maju.

Sementara itu diketahui, pemerintah daerah setempat mencanangkan wisata ini sebagai lokasi hutan wisata yang dilindungi daerah. Dan akan diresmikan Bupati Barito Timur pada Maret mendatang. Direncanakan beberapa jenis hewan hutan yang dilindungi akan disediakan di lokasi wisata ini.

(Udek/beritasampit.co.id)