Korban Serangan Beruang Harus Dioperasi Karena Infeksi

dr Riza Syahputra

PALANGKA RAYA – Setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis di RSUD Doris Sylvanus, Kondisi sepasang suami istri yang menjadi korban serangan beruang di Sungai Kuwantan Dusun Petak Bahenda, Desa Manis, Kecamatan Kapuas Tengah beberapa waktu lalu kini sudah berangsur mulai membaik.

Dari keterangan dokter yang menangani, dr Riza Syahputra mengatakan, dilihat dari luka yang dialami korban seperti ada bekas cakaran dan gigitan beruang. Namun yang paling parah adalah luka bekas gigitan hingga membuat tangan korban bernama Kardi (57) mengalami putus urat di bagian tangan kanan dan tangan kirinya patah.

BACA JUGA:   Sapma PP Kotim Gelar Doa Bersama, Untuk Ini

“Luka akibat dari cakaran dan gigitan beruang tersebut menyebabkan infeksi, ini akan terus kita bersihkan dan tangan kiri yang patah itu diduga kuat bekas gigitan beruang dan harus segera dioperasi” terang dr Riza Syahputra.

Dirinya juga menabakan, untuk biaya pengobatan ini nantinya akan diusahakan dibantu melalui pemerintah provinsi sementara korban masih dalam kepengurusan BPJS.

BACA JUGA:   Yoyo-Madi Serahkan Puluhan Ribu Lembar Dukungan KTP, KPU Kotim Ingatkan Verfak 100 Persen

“Kedua korban ini sudah dibekali Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) oleh Kepala Desa, semua sudah lengkap persyaratannya, Saat ini lagi proses kepengurusan BPJS dan nanti akan dibantu, kalau tidak bisa dibantu juga dengan program pemerintah Provinsi dari Pak Gubernur untuk BPJS kelas 3 gratis,” pungkasnya. (Afr/beritasampit.co.id)