Dua Hari Dilanda Banjir, Warga Desa Terpaksa Pindah

BANJIR : UDEK/BERITA SAMPIT - Kondis salah satu rumah warga Desa Tangkan yang terendam banjir selama dua hari.

TAMIANG LAYANG – Desa Tangkan Kecamatan Hayaping Barito Timur sejak Selasa, 3 Maret 2020 sampai hari ini Rabu, 4 Maret 2020 dilanda banjir. Ruas jalan Trans Kalimantan dari Kota Tanjung Tabalong menuju Kota Ampah sekitar 300 meter juga kebanjiran dengan kedalaman sekitar 1 meter.

Desa Tangkan berada di sepanjang sungai Awang, yang sekarang menjadi dangkal sehingga mudah sekali meluap dan menyebabkan banjir, “Kejadian ini berlangsung sejak hari Selasa sampai sekarang, Desa kami memang jadi langganan banjir,” ujar Ikemson, Kepala Desa Tangkan, Rabu 4 Maret 2020 kepada awak media beritasampit.co.id.

BACA JUGA:   Ditinggal Penghuni ke Kota, Rumah Ludes Dilahap Api

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa saat ini ia bersama warga desa saling bahu membahu membantu warga desa di RT 01 yang terdampak dengan total 34 KK itu, “Mengangkat perabotan rumah tangga, elektronik dan memindahkan sementara warga ke rumah keluarga lain di Desa Tangkan karena disini kondisi terparah, sudah melewati lantai rumah warga,” jelasnya.

Sementara itu, diakui Ikemson, hingga sekarang belum ada peninjauan, kunjungan ataupun bantuan, baik dari pemerintah maupun instansi lembaga lain termasuk perusahaan disekitar wilayah desa tersebut.

BACA JUGA:   Kembali Pimpin PKPI Bartim, Arianto Tetap Fokus Kerjakan Program Meski Pandemi Covid-19

Katanya, ia sebagai Kepala Desa memang bersama warga melalui Musrenbangdes, mengajukan penanganan banjir tersebut melalui Anggaran Dana Desa (ADD) dengan membuat drainase, namun sampai saat ini pun diakui belum terealisasi.

“Saya berharap pemerintah daerah, instansi dan perusahaan dapat membantu kondisi keadaan kami warga di Desa Tangkan ini agar bisa membantu dan menanggulangi keadaan banjir ini,” tutup Ikemson. (Udek/beritasampit.co.id).