Ini Dampak Covid-19 Bagi Umat Kristiani

IST/BERITA SAMPIT - Perayaan hari perayaan Minggu Palma umat kristiani.

SAMPIT – Tak hanya berdampak kepada ksehatan yang mematikan, penyebaran Covid-19 begitu berdampak pada, sosial ekonomi masyarakat, bahkan berdampak pada kegiatan keagamaan. Tahun 2020 ini Perayaan Minggu Palma bagi umat Kristiani tampak berbeda dengan sebelumnya.

“Semua sudah diatur Tuhan kita sebagai manusia hanya berpasrah dan berdoa, semoga virus ini cepat berlalu seharusnya ini kita rayakan di gereja tapi karena ada hal seperti ini kita hanya bisa dirumah,” kata salah seorang umat Kristiani, Riky yang mengikuti ibadah perayaan Minggu Palem lewat online, Minggu 5 April 2020.

BACA JUGA:   Sempat Mereda, ODP dan PDP di Kotim Kembali Bertambah
800

Sebagaimana diketahui Minggu Palma adalah hari peringatan dalam liturgi gereja Kristen yang selalu jatuh pada hari minggu sebelum Paskah.

Sementara itu, diharapkan Risky semua masyarakat bisa mengikuti protokol dari pemerintah untuk kepentingan bersama dalam menghadapi Covid-19, “Dengan berdiam dirumah kita sudah membantu para relawan dan pemerintah untuk melawan virus tersebut,” pungkasnya.

BACA JUGA:   Iuran BPJS Naik Lagi Mulai 1 Juli, BPJS Kotim Masih Tunggu Juknis dari Pusat

Tahun 2020 tepatnya Minggu 05 April adalah hari perayaan Minggu Palma yang sudah menjadi tradisi bagi umat Kristiani untuk merayakan sebelum perayaan paskah. (Dasi/beritasampit.co.id).