Kapolres Sukamara : Polri Tidak Maksimal Bekerja Tanpa Bantuan Masyarakat

SUKAMARA – Kapolres Sukamara AKBP I Gede Putu Dedy Ujiana mengimbau masyarakat untuk bersama-sama Polri melakukan pengamanan lingkungan dan melapor jika ada warga pendatang baru dilingkungan tinggal.

“Karen Polisi tidak bisa bekerja secara maksimal tanpa bantuan masyarakat yang tentunya bersama-sama mewujudkan lingkungan desa yang aman,” kata Putu Dedy saat pres release kasus pencurian ratusan juta rupiah di Desa Bangun Jaya Kecamatan Balai Riam, Rabu (5/8/2020).

Dengan adanya kerjasama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dapat meminimalisir tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Desa Bangun Jaya Kecamatan Balai Riam.

BACA JUGA:   11 OTG Positif Covid-19 di Sukamara Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

“Kita berharap kejadian seperti ini bisa diminimalisir dengan lebih awal bisa mendeteksinya,” ucap Puti Dedy.

Cara mendeteksi dan meminimalisir tindak kejahatan tersebut Polres Sukamara bekerjasama dengan masyarakat agar jika ada tamu atau pendatang baru, Polsek dan perangkat desa dalam 1×24 jam harus melakukan pendataan.

“Dengan begini meminimalisir terjadinya kejahatan dan mengurangi keapatisan Masyakarat terhadap kondisi lingkungan sekitarnya,” jelasnya.

BACA JUGA:   BKPRMI Sukamara Raih Juara Umum Dalam Lomba Gema Muharram Tingkat Provinsi

Himpitan ekonomi membuat Maman Kobe (48 tahun) nekat membobol toko handphone di Desa Bangun Jaya Kecamatan Balai Riam dan berhasil membawa kabur uang dan perhiasan emas dengan total kerugian mencapai Rp 700 juta.

Tersangka Maman Kobe berhasil diamankan saat bersembunyi di barakan di Simpang Empat Pemuda Jalan Tijik Riwut km 1 Sampit oleh Resmob Subdit III Jatanras Polda Kalteng bersama Unit Resmob Polres Kotim, Unit Resmob Polres Seruyan back up Unit Reskrim Polsek Balai Riam. (enn/beritasampit.co.id)