Ternyata Penyumbang Angka Tertinggi Covid-19 di Kalteng Ada 5 Klaster

PALANGKA RAYA – Di Kalimantan Tengah (Kalteng) ada sebanyak 5 (lima) klaster sebagai penyumbang angka tertinggi Covid-19, yaitu klaster yang berasal dari pemukiman atau lokal transmisi, pasar dan pusat pelelangan ikan, pusat pelayanan kesehatan, perkantoran yang menyumbang angka pasien positif Covid-19 cukup banyak dan klaster di Rumah Ibadah.

Hal ini diungkap Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalteng Sugianto Sabran melalui rilisnya, Jumat 7 Agustus 2020. Sehingga kembali ketika masyarakat mulai beraktivitas, protokol kesehatan harus diterapkan.

Secara akumulasi data pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kalteng hari ini bertambah sebanyak 66 orang yaitu di Palangka Raya 19 orang, di Kobar 15 orang, di Kapuas 1 orang, dan di Barsel 31 orang, dengan total kasus mencapai 1.962 orang.

BACA JUGA:   Tidak Ingin Dijadikan Objek, Milenial Dukung Sugianto-Edy Pratowo

Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 28 orang, yaitu di Palangka Raya 25 orang, Katingan 1 orang, Pulang Pisau 1 orang, dan di Kapuas 1 orang, sehingga dari semula 1.351 orang menjadi 1.379 orang

Kasus Suspek, ada penurunan sebanyak 13 orang, sehingga dari semula 264 orang menjadi 277 orang. Sedangkan pasien dinyatakan meninggal dunia tetap 96 orang atau dengan tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) 4,9 persen.

Selain itu, kasus Probable, ada penambahan sebanyak 2 orang, sehingga dari semula 27 orang menjadi 29 orang. Dalam Perawatan, ada penambahan sebanyak 38 orang, sehingga dari semula 449 orang menjadi 487 orang. Meninggal, tidak ada penambahan, sehingga tetap 96 orang, tingkat kematiannya (CFR) 4,9 persen.

BACA JUGA:   Bantu Warga Terdampak Banjir, Polda Kalteng Kembali Berangkatkan Tim SAR

Data ini menunjukkan kepada kita semua bahwa sejak tanggal 12 Maret 2020 dimana kasus pertama kali yang terkonfirmasi positif Covid-19 sampai dengan saat ini, penambahan kasus konfirmasi baru selalu terjadi setiap hari di Kalteng.

Oleh karena itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran senantiasa mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kalteng agar selalu mematuhi protokol kesehatan, guna memutus mata rantai sebaran Covid-19.

Bagi warga yang belum sadar terhadap protokol kesehatan, harus menggunakan masker, jaga jarak serta cuci tangan pakai sabun besar harapan Covid-19 ini segera berahir, khususnya di Kalteng.

(Hardi/beritasampit.co.id)