Warga Mendawai Hilang Diduga Tenggelam di DAS Katingan

DANI/BERITA SAMPIT - Warga dan pihak Kepolisan saat melakukan Proses Pencarian Korban di DAS Katingan

KASONGAN – Seorang warga bernama Ardiansyah (39) Warga Desa Mendawai RT 03 RW 2 Kecamatan mendawai kabupaten Katingan diduga Tenggelam.

Korban diketahui sebelumnya mandi di tangga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan depan rumahnya sekitar pukul 06: 00 Wib.

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, melalui Kapolsek Mendawai Iptu Wijianto pihaknya dengan sigap menerima informasinya tersebut dan tengah melakukan upaya pencarian terhadap korban.

“Berdasarkan pengakuan saksi yang juga merupakan keponakan korban Elya (24) saat itu sama-sama turun dari rumah ke Das Katingan untuk mandi sementara Elya ke jamban (wc),” tutur Kapolsek saat dikonfirmasi beritasampit.co.id Rabu, 12 Agustus 2020, pagi.

BACA JUGA:   Rayakan Kemerdekaan HUT RI Ke-75, Polres Katingan Gelar Lomba Manyipet
DANI/BERITA SAMPIT – Warga dan pihak Kepolisan saat melakukan Proses Pencarian Korban di DAS Katingan

Kemudian Elya terlebih dahulu pulang ke rumah, sekitar 1 jam korban tidak kunjung pulang. Merasa curiga ia menyusul ke tangga jembatan tempat korban mandi.

Sesampainya ditempat tersebut, Saksi tidak melihat korban. Sementara cucian korban dalam keadaan sudah di cuci dengan peralatan mandi masih ada seperti sabun dan ember.

Sedangkan peralatan gosok gigi korban tidak ada dan handuk masih tergantung di sekitar tempat mandi.

BACA JUGA:   Mabuk dan Membakar Rumah Sendiri, Pemuda Ini Diamankan Polisi

Elya sempat mencari dengan menanyakan ke warga-warga sekitar, namun tak membuahkan hasil.

“Korban (red. Ardiansyah) ini diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi (penyakit sering pingsan. Hingga sekarang proses pencarian terus dilakukan,” terang Kapolsek.

Hal senada juga diungkapkan kaka korban Sitah, sekitar 2 tahun terahir ini korban sering pingsan tiba Рtiba  tanpa sebab dan sudah sering dibawa berobat.

Hingga sekarang proses pencarian terus berlangsung, warga dan pihak kepolisian terus melakukan pencarian dengan kondisi air sungai yang masih deras.

(Dan/KAwit/Beritasampit.co.id)