Perubahan Cuaca Wilayah Kalteng Cukup Signifikan, Masyarakat Diminta Waspada

M.SLH/BERITA SAMPIT - Pengamat Meteorologi dan Geofisika Pertama/Forecaster, Rahmat Alfandy.

PALANGAKA RAYA – Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini dalam keadaan peralihan musim, di mana peralihan musim ini mengakibatkan adanya perubahan cuaca yang cukup signifikan dari cuaca cerah tiba – tiba hujan dan angin yang disertai petir/kilat.

Hal ini disampaikan Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama/Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng, Rahmat Alfandy. Ia menjelaskan, bahwa beberapa waktu lalu di wilayah Kalteng juga terdapat belokan angin. Hal tersebut menyebabkan adanya penumpukan massa udara yang mengakibatkan adanya pembentukan awan konvektif, awan hujan secara umum, wilayah Kalteng masuk musim hujan pada Oktober Dasarian II dan III.

BACA JUGA:   Bupati Seruyan Serahkan Bantuan Perikanan Kepada Kelompok Nelayan

“Kondisi 1 minggu kedepan, wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah Kalteng,” ujar Rahmat Alfandy kepada beritasampit.co.id via WatsApp, Jumat 16 Oktober 2020.

Rahmat Alfandy mengimbau kepada masyarakat Kalteng, untuk selalu waspada dan bersiap menghadapi musim hujan, dengan bersama-sama mengantisipasi potensi terjadinya banjir dan tanah longsor.

BACA JUGA:   Dalami Peternakan dan Pertanian di Dompu, Habib Ismail: Sektor Ini Mampu Menopang Ekonomi

“Mari selalu membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing, memperhatikan pohon dan papan reklame yang mungkin rawan berisiko tumbang akibat angin kencang, serta menghindari aktifitas di luar rumah apabila ada potensi terjadinya perubahan cuaca yang signifikan, guna mengurangi dampak akibat dari bencana,” tutur Rahmat Alfandy. (M.Slh/beritasampit.co.id).