Dewan Dukung Tunjangan PNS Daerah Terpencil Dinaikan

IST/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Murung Raya, Gad F Silam, SH.

PURUK CAHU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya (Mura) Gad F Silam mengaku mendukung agar dinaikannya tunjungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di daerah sangat terpencil, seperti di Tumbang Topus, Kecamatan Uut Murung.

“Kalau informasi itu betul menyebutkan tunjangan PNS di Tumbang Topus hampir sama dengan daerah lainnya tentu kita mendukung agar dinaikan. Karena memang tunjangan PNS disana harus beda dan lebih besar, sesuai kondisi geografisnya,” ungkap Gad ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu 11 November 2020.

Dikatakan Gad, bahwa perkiraan biaya untuk menuju ke daerah terpencil tentu sudah bisa diukur besarannya, sehingga dalam penetapan tunjangan pun nilainya sangat cocok dan pantas dengan kondisi geografisnya.

BACA JUGA:   Dewan Dorong Pendapatan Sektor PBB Dimaksimalkan

“Harapan kita memang mereka yang bertugas di daerah sangat terpencil seperti itu lebih diperhatikan kesejahteraannya, karena tidak semua orang yang bersedia dan sanggup tinggal disana,” ungkapnya.

Apalagi, menurut Gad, besarnya biaya transportasi mencapai puluhan juta hanya untuk pulang pergi dalam urusan kedinasan saja, sehingga membuat orang lebih berpikir untuk turun naik.

“Tentu mereka hanya urusan sifat sangat penting dan mendesak saja baru turun ke ibukota kabupaten dengan pertimbangan biaya yang cukup mahal. Nah tinggal pemerintah daerah lagi meninjau ulang,” ujarnya.

BACA JUGA:   Wakil Bupati Mura Sebut Dukungan NU Sangat Diperlukan Oleh Umat dan Pemerintah Daerah

Disampaikan politisi PDIP itu, secara prinsip dan kelembagaan pihaknya siap mendukung agar tunjangan PNS yang bertugas di Topus ini nantinya diprioritaskan dinaikan jika ukuran tunjangannya masih stand.

“Bayangkan saja ke Topus memerlukan waktu sekitar 2 hari baru sampai dan biaya yang cukup mahal, kiranya pantas saja tunjangan mereka itu lebih besar dan pantas diberikan sesuai dengan kondisi wilayah juga,” pungkasnya. (Lulus/beritasampit.co.id).