Wabup Kobar Ahmadi Riansyah Tinjau Jalan Konsorsium di Kumai Seberang

Man/BERITA SAMPIT – Wabup Kobar saat dialog dengan warga dilokasi disaksikan Kabud Binamarga Samuel.

PANGKALAN BUN – Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah meninjau hasil Pembagunan infrastruktur jalan di bagian Kumai Seberang, diakui hasil pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2018 ada sebagian yang rusak dan pihak perusahaan menyanggupi untuk memperbaiki.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah didampingi Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat Samuel, dan Kepala Dinas Perhubungan Kobar Fitriyana.

“Pada tahun 2018 lalu, pemerintah daerah yang melibatkan pihak perusahaan melalui program konsorsium, telah membuka akses infrastruktur jalan dibagian Kumai Seberang, Pembagunan tersebut di mulai dari Desa Sungai Pulau Kecamatan Pangkalan Banteng, Tembus ke desa Bedaun Kecamatan Kumai, ” Kata Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, Rabu,11 November 2020.

BACA JUGA:   Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Awasi Protokol Kesehatan

Menurut Wakil Bupati, Pembangunan infrastruktur jalan melalui konsorsium di bagian Kumai Seberang yang di mulai dari desa Sungai Pulau hingga Bedaun sepanjang 53 km yang melibatkan 3 perusahaan yakni PT. SSS, PT BGA dan PT. Bumi Langgeng.

“Tadi pada saat kami melakukan peninjauan, pihak perusahaan pun menyanggupi akan memperbaiki jalan yang rusak tersebut karena itu bagian dari tanggung jawab pihak perusahaan, seperti dari desa Sungai Pulau menuju desa Sungai Bedaun menjadi kewenangan PT. SSS, ” ujar Wakil Bupati Ahmadi Riansyah.

Kemudian lanjutnya, di desa Sungai Bedaun sendiri menjadi kewenangan PT Bumi Langgeng, dan di desa Kumai Seberang menuju pelabuhan penyeberangan, sepanjang 500 meter jalan tersebut rusak, dan PT BGA telah menyanggupi akan memperbaiki dalam waktu dekat ini, ” kata Ahmadi Riansyah.

BACA JUGA:   Bhabinkamtibmas Kawal Bantuan Sembako dari Pemprov

Ditambahkan juga, peningkatan infrastruktur jalan melalui program konsorsium, merupakan bentuk terobosan membuka wilayah yang terisolasi, setelah infrastruktur jalan telah terkoneksi maka akan dengan mudah melakukan peningkatan pembangunan sektor lainnya, seperti penerangan listrik PLN.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak perusahaan yang masuk dalam program konsorsium, karena atas bantuan mereka, saat ini semua wilayah yang terisolasi telah terbuka, dimana program konsorsium ini merupakan wujud sinergitas antara Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan, ” ungkap Wakil Bupati Ahmadi Riansyah.

(man/beritasampit.co.id).