Satlantas Polres Seruyan Sosialisasikan Syarat Bagi Pemohon SIM

Ist/BERITA SAMPIT - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan gencar melakukan sosialisasi terkait syarat tambahan bagi pemohon yang mengajukan Surat Izin Mengemudi (SIM).

KUALA PEMBUANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Seruyan gencar melakukan sosialisasi terkait syarat tambahan bagi pemohon yang mengajukan Surat Izin Mengemudi (SIM). Syarat tambahan yakni harus lulus tes psikologi bagi para pemohon SIM baru, maupun yang melakukan perpanjangan yang dikeluarkan lembaga psikologi.

“Kami saat ini gencar melaksanakan sosialisasi, baik melalui berbagai media maupun penyampaian secara langsung kepada masyarakat,” kata Kapolres Seruyan AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasat Lantas Polres Seruyan Iptu Moch Romadhon, Selasa 17 November 2020

BACA JUGA:   Komisi Informasi Pusat Akan Bangun Sinergi dan Integrasi Keterbukaan Informasi Kesehatan dan Ekonomi Nasional

Selain itu, ia menambahkan, dasar pembuatan SIM dengan tes psikologi yakni berdasarkan Pasal 81 ayat 1 dan  4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Bukan hanya itu, dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

“Salah satu syarat penerbitan SIM adalah kesehatan jasmani dan rohani kesehatan rohani dilakukan dengan tes terhadap beberapa aspek yaitu kemampuan konsentrasi kecermatan pengendalian diri kemampuan penyesuaian diri stabilitas emosi dan ketahanan kerja,” jelasnya.

BACA JUGA:   Habib Ismail Minta Media Berperan Aktif Luruskan Pemberitaan UU Cipta Kerja

Pelaksanaan tes psikologi diselenggarakan oleh lembaga psikologi yang sudah terpercaya di Kuala Pembuang, berkantor tidak jauh dari Polres Seruyan. Pemohon SIM bisa melaksanakan tes psikologi di sana, dan hasil tesnya sebagai salah satu syarat permohonan penerbitan SIM. (ASY)