Pembukaan MTQ Ke 51 Tingkat Kabupaten Kotim Tanpa Kemeriahan

SAMBUTAN : ILHAM/BERITA SAMPIT - Ketua LPTQ Kotim, Halikinnor saat memberikan sambutannya dalam kegiatan pembukaan MTQ ke 51 Tingkat Kabupaten Kotim, bertempat di Masjid Al Falah Sampit, Sabtu 21 November 2020.

SAMPIT – Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya pembukaan Musabaqah Tilawatul Quran Tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digelar dengan meriah. Namun tahun 2020 ini, hanya digelar tanpa kemeriahan dan sangat sederhana dengan dihadiri oleh sejumlah ulama, perwakilan masing-masing Kecamatan serta Panitera dan Dewan Juri saja.

Ini dilakukan oleh panitia penyelenggara lantaran kondisi Kotim masih belum lepas dari Pandemi Covid-19. Untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, maka pelaksanaan MTQ digelar sesederhana mungkin, dengan melaksanakan pembukaan di Masjid Al Falah jalan Ahmad Yani Sampit, Sabtu 21 November 2020.

Bupati Kotim, Supian Hadi mengatakan, bahwa sebelum digelarnya kegiatan ini, dirinya telah melakukan rapat dengan LPTQ Kabupaten Kotim dan juga kecamatan, semua sepakat melaksanakan MTQ ke 51 Tingkat Kabupaten Kotim ini. Namun dengan syarat pelaksanaan sederhana, dalam masjid dengan undangan terbatas tidak lebih dari peserta dan panitia yang hadir, terutama memprioritaskan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA:   MKKS di Kotim Gelar Rapat Khusus Bahas Pembelajaran Tatap Muka Zona Hijau

“Kita memang tidak mengundang peserta umum, karena akan berakibat fatal mengundang kerumunan masa. Kenapa tetap dilaksanakan, karena kita tidak akan menemukan bibit-bibit potensial kalau nantinya dilaksanakan MTQ di Provinsi tahun 2021. Karena ada batasan usia, dan yang terbaik di Kotim tahun 2021 usianya sudah habis batasnya, sehingga kita laksanakan meskipun sesederhana mungkin,” jelas Supian.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kotim, Halikinnor mengungkapkan, meski terlihat sederhana tetapi hikmat pada pelaksanaan MTQ tahun ini.

Untuk pengembangan kedepan hasil dari MTQ ini akan dilaksanakan pelatihan-pelatihan pembinaan oleh LPTQ Kotim, dengan harapan akan muncul bibit-bibit terbaik pada MTQ ini.

“Untuk cabang MTQ yang tidak dilombakan tetapi memenuhi syarat akan kita bina lagi, sehingga harapan kita mengikuti MTQ tingkat Provinsi bisa meraih juara umum seperti Di STQ di Murung Raya kita mejjadi juara umum.
Semoga apa yang menjadi upaya kita lakukan dengan didukung masyarakat Kotim, insya allah akan tercapai,” tegasnya.

BACA JUGA:   Pilihan Lokasi TMMD di Pulau Hanaut Dinilai Sudah Tepat

Sedangkan, Ketua Panitia MTQ Ke 51 Tingkat Kabupaten Kotim, Sutimin, memaparkan untuk lokasi kegiatan di laksanakan ditiga tempat, yakni di Masjid Al falah, Masjid Baitul Rahim dan pesantren Nurul Hudda.

Diakuinya, memang dengan anggaran terbatas selaku penyelenggara tetap berkerja keras dan optimis mensukseskan MTQ ini. Semua siap dari pelaksana hakim maupun juri, bahkan ada sedikit perampingan seperti tugas ananser merangkap panitia, jadi masing-masing panitia akan memiliki tugas merangkap semua.

“Saya berharap tujuan pelaksanaan juga bisa tercapai dengan baik, dan akan tercipta qori dan qoriah Kotim yang dipersiapkan mengikuti di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2021 mendatang,” demikian kata Sutimin. (Cha/beritasampit.co.id).