Angka Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak Hanya 60 Persen

PEMBUKAAN : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Camat Pulau Hanaut (podium) memberikan sambutan pada Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta Bupati dan Wakil Bupati Kotim tingkat Kecamatan Pulau Hanaut.

SAMPIT – Pesta demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Gubernur dan Wakli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) serta Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) periode 2020-2024 di Kecamatan Pulau Hanaut telah berakhir. Hanya saja, angka partisipasi pemilih dinilai hanya 60 persen.

“Angka partisipasi masyarakat yang menggunakan hak suaranya persentasenya sekitar 60 persen,” ucap Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami pada saat membuka Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi hasil pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta Bupati dan Wakil Bupati Kotim tingkat Kecamatan Pulau Hanaut di aula kecamatan setempat, Jumat 11 Desember 2020.

BACA JUGA:   Sering Dilintasi Angkutan Berat, Kerusakan Jalan HM Arsyad di Sampit Terancam Makin Parah

Menurutnya, menurunnya angka partisipasi masyarakat pada Pilkada serentak Rabu 9 Desember 2020, disebabkan beberapa faktor.

Dijelaskannya, faktor pertama tidak semua masyarakat bertempat tinggal di 14 desa di Pulau Hanaut. Kedua, saat ini khususnya Pulau Hanaut masuk zona merah pandemi Covid-19. Ketiga, banyak yang hijrah namun tidak disertai dengan surat pindah.

“Menurut data di DPT jumlahnya 11.921 jiwa, sedangkan yang menggunakan hak pilih sesuai data sementara yang diterima Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hanya 6.528 jiwa,” ujar Eddy.

BACA JUGA:   Bupati Kotim Siap Anggarkan Rp 4 Miliar Untuk Bangun Gedung STIH HR Sampit

Angka itu menunjukan, tambahnya, ada penurunan cukup drastis dibandingkan pada pemilihan anggota legislatif baik pusat, provinsi dan kabupaten tahun sebelumnya.

“Persentase pemilih yang menggunakan hak suaranya belum ada peningkatan dibanding pada pemilihan legislatif tahun 2019, semoga Pilkada serentak tahun 2024 angka partisipasi pemilih meningkat,” pungkasnya. (ifin/beritasampit.co.id).