Saat Pandemi Covid-19, Dinas PUPR Kobar Berhasil Menjawab Kritik dan Masukan Dari Masyarakat

IST/BERITA SAMPIT - Kegiatan Dinas PUPR Kabupaten Kobar pada tahun 2020.

Penulis: Maman Wiharja (Wartawan beritasampit.co.id).

BUPATI Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah dan Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, sejak awal Maret 2020 telah menekankan kepada seluruh jajaran Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) dan masyarakat Kobar, harus tetap semangat bekerja dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Salah satu SOPD antara lain Dinas PUPR yang juga mendapat pembinaan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Kobar Suyanto, yang disaat pandemi Covid-19 harus menghadapi berbagai tantangan alam lainnya seperti jembatan ambruk diterjang banjir, dan ternyata Dinas PUPR juga berhasil menjawab kritik dan masukan dari DPRD maupun masyarakat.

Pembangunan infrastruktur memang merupakan salah satu garda pembangunan paling depan untuk membuka dan menanggulangi berbagai sarana akses jalan dan jembatan, sehingga bisa bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat hingga di pelosok desa.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kobar, Dr. Juni Gultom, ST. MTP, Minggu 10 Januari 2021 mengungkapkan keberhasilan jajaran dinasnya di masa pandemi Covid-19 tahun 2020 terus semangat bekerja, berkat dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat Kabupaten Kobar, termasuk jajaran wartawan di Kabupaten Kobar.

“Apa yang telah diinstruksikan Ibu Hj. Nurhidayah Bupati Kotawaringin Barat, kami dengan jajaran Dinas PUPR terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga berbagai kritik dan masukan baik dari masyarakat, DPRD, bisa terwujud,” kata Juni Gultom.

Memang benar, seperti yang telah ditayang sebelumnya oleh beritasampit.co.id, sejumlah hasil yang dilaksanakan Dinas PUPR telah menghias lembaran ‘kaleidoskop 2020’ pembangunan yang telah dinikmati masyarakat Kabupaten Kobar.

BACA JUGA:   Pertanian Menempati Posisi Sentral, Bupati : Kita Dukung dan Optimalkan

Antara lain penyelesaian 4 jembatan di DAS Arut Kecamatan Arut Utara, yang telah diresmikan Bupati Kobar Hj. Nurhidayah. Kemudian melanjutkan pembangunan Waterfront City di bantaran Sungai Arut, Kelurahan Mendawai Pangkalan Bun dan penataan Sungai Pasir Panjang yang merupakan lokasi wisata mandi sungai. Selain itu juga gerakan nol jamban di Sungai Arut, khususnya pada lokasi wisata Kampung Sega dan membangun Jalan Rigid Beton menuju Kawasan Industri Nasional Surya Borneo.

“Serta melakukan konsorsium dengan sejumlah perusahaan untuk membuka kalan ke desa, serta bekerjasama dengan program TMMD membuka jalan di Kotawaringin Lama dan Arut Utara,” ujar Juni Gultom.

Banyak pembangunan lainnya yang telah dicapai maupun masih dalam proses, seperti lanjutan Gedung Sport Center, Gedung Serbaguna Pangkalan Bun Park, Konsorsium RTH Taman 45 bersama BRI, Konsorsium Gaya Baru di Kumpai Batu Atas dan masih banyak lagi. Pada tahun 2021 akan dilanjutkan seperti pembangunan WFC, Sport Center dan Gedung Serba Guna di Pangkalan Bun Park.

Hasil monitoring Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, dengan sepeda motor traillnya, menurut Juni Gultom, juga akan di aspal Jalan Ring Road Tanjung Putri – Sebuai serta Jalan Kumpai Batu Atas – Bandara Baru. Termasuk di tahun 2021 finalisasi rigid beton di Kawasan Industri Nasional Tempenek, membuka jalan di pedesaan dan sebagian estetika kota, serta kerjasama TMMD di Aruta membangun jalan dan 3 buah jembatan kayu.

BACA JUGA:   Ini Penjelasan LAPAN Tentang Benda yang diduga Roket China yang Terbakar Jatuh di Kumai

Kepala Bidang Bina Marga Dina PUPR Kabupaten Kobar, Samuel saat dikonfirmasi mengatakan, selama kegiatan di lapangan pihaknya selalu mentaati protokol kesehatan. “Kendala selama pandemi Covid-19, hanya masalah hujan saja yang sampai sekarang hujan terus mengguyur,” kata Samuel.

Sementara itu, Suyanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kobar saat dikonfirmasi beritasampit.co.id Minggu, 10 Januari 2021 melalui telepon membenarkan keberhasilan pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan Dinas PUPR, yang mendapat dukungan semua pihak berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 sebagai perwujudan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati.

“RPJMD tersebut diterjemahkan tiap tahun dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). Sebagaimana diketahui, RPJMD memuat 3 prioritas pembangunan, yaitu pariwisata, infrastruktur dan pertanian dalam arti luas,” kata Suyanto.

Dijelaskan Suyanto, dalam konteks prioritas pembangunan infrastruktur sebagai implementasi good governance melibatkan tiga pilar, yaitu pemerintah (support Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kalteng, dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat), dunia usaha dan civil society.

“Pelibatan dunia usaha ditandai dengan kerjasama yang baik dalam bentuk konsorsium yang melibatkan berbagai perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kobar. Dan kerja sama konsorsium ini telah dibuktikan oleh Ibu Bupati Kobar Hj. Nurhidayah di Kecamatan Arut Utara dan Kumai,” pungkas Suyanto.