Buaya 4 Meter Muncul di Kebun Pisang Warga

IST/BERITA SAMPIT - Buaya berukuran sekitar 4 meter muncul kebun pisang warga di desa Ganepo Kecamatan Seranau, senin (8/2/2021) sore.

SAMPIT – Buaya diperkirakan jenis muara sepanjang 4 meter muncul di kebun pisang milik warga Desa Ganepo Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah, senin (8/2/2021) sekira pukul 17.00 wib sore.

Kemunculan predator ini sontak membuat warga geger, karena tidak pernah ada buaya apa lagi dengan ukuran yang sangat besar muncul ke daratan dikawasan perkebunan warga.

Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, Kalimantan Tengah, Muriansyah, membenarkan telah menerima laporan munculnya warga di permukaan tersebut.

Untuk menindaklanjuti laporan itu, dirinya bersama dengan anggota Manggala Agni Pos Sampit, telah melakukan peninjauan di lokasi munculnya buaya.

BACA JUGA:   Truk CPO Terjun Ke Sungai di Desa Bepanggang, Kok Bisa?

“Dari pengakuan warga, Buaya muncul saat kondisi air sedang pasang, dan ditemani 3 orang warga kita juga sudah memeriksa lokasi munculnya buaya di kebun pisang milik Sulami, yang berjarak sekitar 5 meter dari tepi Sungai Mentaya,”kata Muriansyah, Selasa 09 Februari 2021.

Pihaknya juga telah menyisir sekitar lokasi kemunculan Buaya untuk mencari sarang atau tempat bertelur. Dan hasilnya tidak ditemukan sarang di lokasi itu.

“Pengakuan warga, saat sore hari rombongan monyet ekor panjang sering terlihat di sekitar lokasi. Kuat dugaan kami buaya berada di lokasi tersebut untuk mengintai dan menyergap monyet itu,” paparnya.

BACA JUGA:   Setiap 10 Muharam Warga Sampit Sajikan Bubur Asyura

Guna memastikan hewan berdarah dingin tersebut apakah masih berada disekitar lokasi, pihaknya juga menyisir 4 buah kolam yang berukuran 10×20 berada sekitar jarak 300 sampai 500 meter dari lokasi kemunculan buaya,
hasilnya tidak menemukan adanya hewan tersebut.

“Kita telah memberikan pengarahan pada warga dan meminta segera melapor apabila Buaya terlihat lagi dilokasi tersebut. Kalau muncul lagi rencanakan akan kita pasangi perangkap,” tandasnya.

(Cha/beritasampit.co.id)