Supian Hadi Kehilangan ‘Orang Tua’

IST/BERITA SAMPIT - Supian Hadi saat melayat ke rumah duka.

PALANGKA RAYA – Mantan Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi melayat ke rumah duka mendiang Sabran Achmad di Kota Palangka Raya. Selasa. 27 April 2021.

Di rumah duka, nampak SHD menggunakan jaket berwarna abu-abu dengan tas selempang serta menggunakan masker duduk ikut mendoakan almarhum.

Supian Hadi atau yang sering disapa SHD diketahui merupakan anak angkat Sabran Achmad. Almarhum merupakan salah satu sosok panutan SHD dalam membangun daerah saat menjabat diamanah menjadi Bupati dua periode.

“Kita kehilangan tokoh Kalteng dan bapak pembangunan, ini duka kita semua, Semoga amal ibadah beliau,” ucap salah satu teman dekat SHD saat mendampingi di rumah duka.

Seperti diketahui belum lama ini, Almarhum menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Perawatan sudah berlangsung lebih dari 2 minggu di Ruang Sakura VIP.

BACA JUGA:   Gubernur Regional Kalimantan Rakor Dipimpin Plt Sekda Kalteng, Apa Tujuannya?

Perawatan dilakukan akibat komplikasi yang diderita, sakit jantung dan maag. Namun demikian, penyebab utama dari semakin menurunnya kondisi almarhum adalah karena faktor usia.

Seperti diketahui kabar duka ini sebelumnya beradar di berlbagai watsaap grup.

“Telah meninggal dunia Bapak Sabran Achmad pada hari ini Selasa 27 April 2021 di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Almarhum rencana akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan,” tulis pesan berantai di sejumlah Group Whatsapp (WA).

Sabran Achmad lahir di Kuala Kapuas, 31 Desember 1930, pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah sejak 2008 hingga 2016. Sabran Achmad adalah putra ketiga dari sembilan bersaudara.

BACA JUGA:   Aplikasi I-DIS Mampu Mendeteksi Riwayat Kerja dan Kedisiplinan ASN

Ia menyelesaikan pendidikan SR, SMP hingga SMA di wilayah Kalteng. Kemudian ia sempat mengenyam kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin hingga tingkat III.

Kemudian ia aktif dan bergiat di Partai Nasional Indonesia yang membawanya terpilih sebagai anggota DRPD-GR Kalteng.

Lantaran kepiawaiannya berpolitik, oleh para koleganya ia dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD-GR Kalteng periode 1966–1971.

Sabran Ahmad pernah berkarier sebagai pegawai negeri sipil di Departemen Perburuhan tahun 1950 dan Kepala Kantor Balai Statistik Kalteng periode tahun 1971–1986.

(Kawit/beritasampit.co.id)