Tiga Pengedar 135,02 Kilogram Sabu-sabu Teracam Hukuman Mati

Ist-Antara/Gunawan Wibisono;

BANJARMASIN – Tiga pengedar narkoba yang masuk dalam jaringan internasional terancam hukuman mati atau seumur hidup. Barang bukti narkoba yang berhasil disita Satresnarkoba Polresta Banjarmasin seberat 135,02 kilogram sabu-sabu.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan, mengatakan saat ini penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku untuk melengkapi berita acara pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut.

“Memang benar, ketiga pengedar itu terancam hukuman mati atau seumur hidup karena barang bukti sabu-sabu yang kami sita dari mereka cukup banyak yaitu 135,02 kilogram,” ucapnya, Selasa 15 Juni 2021.

Barang bukti 135,02 kilogram ini merupakan tangkapan terbesar Polresta Banjarmasin hingga saat ini. Dari pengungkapan kasus tersebut, pihaknya berhasil menyelamatkan lebih dari 2.025.561 orang dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA:   Upaya Penyelundupan Ribuan Burung dari Kotawaringin Barat ke Jawa Digagalkan Karantina Palangka Raya

“Lebih dari 2 juta orang yang kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu,” tutur Kapolresta Banjarmasin, kepada Wartawan Kantor Berita ANTARA.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banjarmasin Denny Wicaksono.//Ist-Antara/Gunawan Wibisono)

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Banjarmasin Denny Wicaksono, mengatakan, ketiga pelaku peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti 135,02 kilogram bisa dikenakan tuntutan hukuman mati atau seumur hidup.

“Kita lihat barang buktinya lebih dari 100 kilogram, maka nantinya kami terapkan pasal berlapis dengan hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” ucapnya.

Denny juga mengatakan saat ini pihaknya tinggal menunggu proses penyidikan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarmasin.

“Kami mengapresiasi tangkapan dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin dan mari kita dukung pihak kepolisian dalam upaya memberantas peredaran gelap narkoba,” katanya.

BACA JUGA:   Mensos Tri Rismaharini Pastikan Peningkatan Kualitas Prasarana Dasar Suku Dayak Maratus

Ketiga kurir barang haram itu diketahui berinisial AAM alias Aris (34) warga Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel. Kemudian BAH alias Bunna (34) warga Kelurahan. Baru Ulu, Balikpapan, Kaltim. Kurir selanjutnya diketahui berinisial ES alias Ocha (44) warga Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, Kaltim.

Semua pelaku berhasil diamankan berserta barang bukti kejahatan narkoba yang mereka lakukan.

Pengungkapan sabu-sabu seberat 135 kilogram itu berawal pada Jumat 11 Juni 2021, di pinggir jalan di wilayah Kota Banjarmasin, kemudian dikembangkan ke Jalan Sukamara Kelurahan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

(BS-65/beritasampit.co.id)