Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Masyarakat Kurang Disiplin Prokes!

Oleh : Maman Wiharja (Wartawan-beritasampit.co.d).

Penulis sangat setuju apa yang dikatakan oleh Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP Devy Firmansyah, bahwa kasus Covid-19 semakin bertambah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kobar-Kalteng, karena masyarakatnya kurang disiplin mengimplementasikan praktek Protokol Kesehatan (Prokes).

Pengamatan penulis, sudah sejak lama jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Kobar terus melakukan berbagai kegiatan, untuk menekan penularan virus corona. Bahkan, sejak awal Januari 2021 ketika dimulainya program vaksinasi sampai sekarang Juni 2021, nampaknya kegiatan menangani penanggulangan Covid-19 ini tidak pernah berhenti.

Namun, pada kenyataannya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kobar malah semakin bertambah. Karena sebagian masyarakatnya sendiri sering mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker dan masih melakukan kerumunan, disejumlah pojok warung kopi, dan penjual kopi lemprakan.

Padahal setiap malam, patroli dari jajaran TNI, Polri, Satpo PP, Dinas Perhubungan, selalu dilakukan. Sayangnya masyarakat yang terjaring rajia masih ada yang mengulangi kembali, parahnya lagi para pengunjung yang tadinya bubar kembali datang lagi berkerumun dan hal ini sering dilakukan tiap malam, apalagi malam Minggu para pemuda/milenial, dan warga dari pelosok Kecamatan datang bersama keluarganya ke Taman Kota Manis Pangkalan Bun dan kesejumlah taman dan beberapa kedai kopi di Kota Pangkalan Bun.

Hal tersebut di atas, baru seputar disiplin mengimplementasikan kegiatan dimalam hari,yang sangat sulit untuk bisa tertib secara keseluruhan. Lantaran dipihak lain, Pemkab Kobar membolehkan para pelaku UMKM untuk membuka usahanya di malam hari sampai Pukul 21.00 WIB. Itulah fenomena yang sampai sekarang terus bejalan.

BACA JUGA:   Pentingnya Sinergitas Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Pada siang hari, tim yustisi terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, baik di dalam Kota Pangkalan Bun, maupun diseluruh Kecamatan di Kabupaten Kobar yang dikawal para Babinsa dan Bhabinkamtibmasnya, sama melakukan kegiatan oprasi Yustisi, sekaligus mengawal kegiatan Vaksinas masal, termasuk vaksinasi lansia.

Pengamatan penulis, yang penuh harapan dipastikan 1 atau 2 bulan kedepan, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kobar-Kalteng, Diprediksi akan semakin menurun, bahkan diharapkan Kabupaten Kobar bakal menjadi zona hijau.

Karena, sejak program vaksinasi dilaksanakan semua pihak khususnya jajaran TNI dan Pollri sampai sekarang, tidak mengenal lelah setiap hari siang malam terus bergerak ‘memburu’ virus corona, dari Kota Pangkalan Bun sampai kepelosok kelurahan dan desa.

Bahkan, Bupati Kobar Hj Nurhidayah turun tangan langsung mendatangi sejumlah pelosok desa untuk mengajaka warga masyarakat, khususnya para lansia agar mau divaksinasi secara masal. Karena saat ini pemerintah Kabupaten Kobar terus mendorong proses vaksinasi sebagai bagian usaha menekan laju penyebaran covid-19.

Adapun strategi yang dilakukan Pemkab Kobar, antara lain telah bekerjasama dengan intansi terkait seperti TNI dan Polri bahkan sejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) untuk terus mengejar target sasaran, termasuk melakukan aksi jemput bola.

BACA JUGA:   Sudah Saatnya Gubernur Kalteng Keluarkan Peraturan Standarisasi Media Siber dan Wartawan

Seperti di Kecamatan Kotawaringin Lama bersama PT.BGA-Group, juga di Desa Tanjung Putri kecamatan Arut Selatan beberapa waktu lalu, dan di Bank Kalteng, tanpa mengenal lelah, Bupati turun berbaur di tengah tengah masyarakat, guna meyakini, vaksin Covid-19 itu aman dan halal.

“Ibu akui, keengganan masyarakat dalam mengikuti vaksinasi masih menjadi kendala, hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang belum teredukasi dengan baik dan menerima informasi yang tidak benar terhadap vaksin ini,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

Bupati pun setiap kunjungan ke lokasi giat vaksinasi, sengaja bertahan lama di lokasi selain untuk membujuk langsung warga agar mau divaksin juga untuk memastikan proses vaksinasi berjalan dengan baik sesuai harapan pemerintah.

“Akibat pandemi , selain berdampak terhadap kondisi kesehatan masyarakat, sektor perekonomian juga merasakan efeknya, dan Vaksinasi ini menjadi bagian upaya kita untuk menekan laju penyebaran covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini,” imbuhnya.

Bupati juga menambahkan, vaksinasi yang dilakukan kepada masyarakat diharapkan dapat memicu sistem imunitas tubuh untuk melawan virus corona. “Mari dukung dan sukseskan proses vaksinasi ini, kita harus sama-sama melindungi, terutama orang tua kita sangat rentan, semakin cepat herd imunity terbentuk, makin cepat juga pandemi ini berakhir,” pungkas Hj. Nurhidayah *

Foto : Ilustrasi Kang maman