Duwel Rawing Dorong Pemprov Perhatikan Sekolah Swasta

M.SLH/BERITA SAMPIT - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalteng yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Drs. Duwel Rawing.

PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) agar memberikan perhatian kepada tenaga pendidik di sekolah-sekolah swasta, khususnya di pelosok Bumi Tambun Bungai.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Duwel Rawing. Pihaknya meminta perhatian dari pemerintah terhadap tenaga pendidik di sekolah swasta, terutama dari segi kesejahteraan.

“Saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam rangka menyerap aspirasi di bidang pendidikan, kita berkunjung ke salah satu sekolah swasta disana, dimana para tenaga pendidik sangat mengharapkan adanya perhatian dari pemerintah,” terang Duwel Rawing. Senin, 10 Agustus 2021.

BACA JUGA:   Polisi Dampingi Vaksinasi Door to Door di Palangka Raya

Legislator Dapil I yang meliputi Kota Palangka Raya, Katingan dan Gunung Mas (Gumas) ini juga menjelaskan bahwa salah satu dilema yang dihadapi oleh para tenaga pendidik di sekolah swasta tersebut, ialah penerimaan pegawai dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Dilema yang mereka hadapi saat ini, apabila diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), akan ditarik bekerja di sekolah negeri dan terpaksa meninggalkan peserta didik sekolah swasta. Yang artinya sekolah-sekolah swasta juga akan kehilangan tenaga guru. Sedangkan tidak semua sekolah di pelosok merupakan sekolah negeri,” tuturnya.

BACA JUGA:   Empat Proyek Multi Years di Pulang Pisau Tahun 2022-2024 Dapat Anggara Rp 230 Miliar

Politikus F-PDIP ini juga berharap agar aspirasi yang disampaikan para tenaga pendidik di sekolah swasta tersebut, bisa mendapat perhatian dari pemerintah, mengingat sekolah swasta khususnya di pelosok juga menjadi ujung tombak bagi dunia pendidikan.

“Kita berharap agar perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada sekolah negeri. Tetapi sekolah swasta juga harus diperhatikan, baik dari kesejahteraan tenaga pendidik dan peserta didik, maupun Sarana-Prasarana sekolah. Apalagi di pelosok yang tidak memiliki sekolah negeri,” tutup Duwel Rawing.

(M.Slh/Beritasampit.co.id)