Hadapi Karhutla, Sakariyas : Persiapan Kita Sudah Aman

ANNAS/BERITASAMPIT - Bupati Katingan Sakariyas, didampingi Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, saat mengikuti kegiatan apel

KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan mengikuti apel Sarana dan Prasarana (Sarpras) penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serentak se Kalimantan Tengah (Kalteng), di Kota Palangkaraya, pada Kamis 12 Agustus 2021.

Kegiatan Apel dipimpin Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, dan didampingi Kapolda Kalteng Irjen Pol Dr Dedi Prasetyo tersebut diikuti setiap kabupaten melalui zoom meeting.

Khususnya Kabupaten Katingan, turut hadir Bupati Katingan Sakariyas, didampingi Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, Sekda Katingan Prangsang, perwakilan Kodim 1015 Sampit/Kasongan, serta sejumlah Kepala Satuan Oranganisasi Perangkat Daerah (SOPD), di halaman kantor Bupati Katingan.

Usai kegiatan Bupati Katingan Sakariyas didampingi Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo langsung mengecek kesiapan Satgas beserta Sarpras Karhutla Kabupaten Katingan.

“Sebagaimana kita lihat tadi sudah mengikuti apel sarana dan prasaran Karhutla yang dipimpin Wakil Gubernur Kalteng yang dilaksanakan serentak dilaksanakan di Kalimantan Tengah. Khususnya Kabupaten Katingan untuk persiapan sudah kita lihat baik itu BPBD, TNI/Polri, pihak Kehutanan, Damkar serta Satgas kebencanaan lainnya untuk persiapan kita sudah aman,” jelas Bupati Katingan Sakariyas

BACA JUGA:   Wakil Ketua DPRD Katingan Ajak Masyarakat Jangan Takut Divaksin

Lanjutnya dengan kesiapsiagaan itu, pemerintah daerah melalui BPBD maupun dari Polres Katingan untuk kelengkapan Sarpras juga ada beberapa peralatan yang baru dalam rangka menunjang serta mengantisipasi apabila terjadi Karhutla di berbagai wilayah Kabupaten Katingan.

Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga hutan dan lahan agar tidak terjadi musibah Karhutla di saat musim kemarau sekarang ini. Apabila terjadi tentunya akan merugikan kita bersama nantinya.

“Kita bersyukur saat ini ada di guyur hujan, sehingga tidak ada terjadinya Karhutla yang terlalu berlebihan. Saya berharap dan kita selalu berdoa agar situasi di Katingan seperti ini berjalan lancar,” ungkap Sakariyas.

Berkaitan dengan antispasi Karhutla. Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, mengatakan yang dilakukan saat ini melakukan sosialisasi ataupun himbauan kepada masyarakat serta pihak terkait lainnya.

BACA JUGA:   Sugianto Usulkan Tambahan Guru Agama di Desa Rangan Kawit

“Kalau memang itu dirasakan belum bisa memberikan efek jera dan memberikan kesadaran kepada masyarakat, tentunya nanti tindakan tegas kita lakukan. Kota himbau kepada masyarakat agar setidaknya jangan membuka lahan dengan cara membakar, apabila terjadi Karhutla akan merugikan kita semua,” terang Kapolres Sonny.

Dia menjelaskan bahwa mulai dari tingkat Polsek, dan Polres Katingan setiap saat selalu memantau titik-titik api atau hospot dari satelit. Apabila ditemukan titik api, akan segera melakukan antispasi pemadaman Karhutla.

“Ini tidak untuk masyarakat umum saja, untuk perusahaan besar swasta juga sudah sosialisasikan. Karena setiap perusahaan sudah ada tanggungjawab dan sudah dilengkapi dengan pengamanan dari mereka sendiri mengantisipasi Karhutla. Apabila terjadi kelalaian dari mereka, tentu akan berurusan dengan aturan maupun sangsi hukum nantinya,” pungkasnya.

(Annas/beritasampit.co.id)