Pemkot Palangka Raya Gandeng Klinik Bisnis Kembangkan Kelompok Tani Wanita

IST/BERITA SAMPIT - Pembukaan kegiatan pertemuan kelompok kerja kampung KB Kelurahan Tumbang Tahai, di Kelompok Tani Wanita Teratai.

PALANGKA RAYA – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Palangka Raya bersama Klinik Bisnis melakukan pertemuan kelompok kerja Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kelompok Tani Wanita (KTW) Teratai di Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu, Selasa 7 September 2021 kemarin

Kegiatan Pokja Kampung KB dalam mengembangkan KTW Teratai ini merupakan salah satu terobosan baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan dan mengentaskan kemiskinan.

Dimana, Kehadiran Kampung KB bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kelurahan sesuai dengan PP Nomor 87 Tahun 2014 melalui 8 fungsi keluarga.

BACA JUGA:   Begini Cara Polda Kalteng Peringati HUT Humas Polri di Kalteng

Kampung KB tersebut tidak hanya membatasi tingkatan penduduk, akan tetapi melakukan memberdayakan potensi-potensi yang ada di masyarakat dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat dengan melibatkan peran berbagai pihak. Salah satu potensi yang ada di Kelurahan Tumbang Tahai adalah sayur-sayuran dan buah-buahan organik.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh Klinik Bisnis, karena sejalan dengan tujuan Klinik Bisnis sebagai platform pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Tengah.

Hadir pada kegiatan tersebut koordinator Klinik Bisnis, Muhammad Asary yang diminta sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman mengenai dunia usaha.

BACA JUGA:   Nama Sakariyas Masuk Bursa Bacalon Ketua DAD Kalteng, Ini Komentar DAD Katingan!

“Klinik Bisnis hadir menjadi empowerment bagi semua orang sehingga mampu memiliki sense of meaning,” kata Muhammad Asary saat memberikan paparannya kepada masyarakat kelompok Tani Wanita di Kelurahan Tumbang Tahai.

Besar harapan Klinik Bisnis, gerakan dan kolaborasi seperti ini terus berkembang sehingga mampu tercipta UMKM tangguh yang mandiri pada semua kalangan demi memperkuat perekonomian daerah dan menunjang kemajuan perekonomian Indonesia. (M.Slh/beritasampit.co.id).