Hasil Kreatif Aneka Olahan PKH Perempuan dan Desa Vokasi Dipamerkan di GP3M

POTONG PITA : ARIFIN/BERITA SAMPIT - Wakil Bupati Kotim Irawati saat memotong pita sebagai tanda dibukanya pameran aneka olahan produksi Desa Vokasi dan PKH-Perempuan yang dilaksanakan Disdik Kotim di Citimall, Sampit.

SAMPIT – Melalui gebyar dan sarasehan, Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M), ratusan aneka olahan produksi Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Perempuan dan Desa Vakasi dipamerkan. Kegiatan itu dipusatkan di Citimall, Sampit.

Ada beberapa aneka olahan diproduksi dari para “kaum hawa” yang dipamerkan diajang tersebut diantaranya, aneka olahan nanas, aneka olahan jahe, baju adat dan pernak-pernik khas dayak, aneka olahan ikan jelawat.

Selain itu, aneka olahan kue kering dan minuman kekinian, aneka olahan ikan gabus (haruan), aneka olahan ikan lele, aneka olahan sambal khas Kotim, aneka olahan kelakai, singkong, gembili (ubi) dan talas, aneka olahan ikan bandeng dan ikan tongkol.

BACA JUGA:   Perpustakaan Desa Bagendang Permai Juara Tingkat Kalteng

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kemendikbud Ristek melalui Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus yaitu, Program Pendidikan Pemberdayaan Perempuan terdiri dari beberapa kegiatan seperti Desa Vokasi yang dilaksanakan STNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kotim, PKH Perempuan yang dilaksanakan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan GP3M yang dilaksanakan Dinas Pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi pada saat memberikan sambutan, Rabu 15 September 2021.

Dijelaskannya, Kotim salah satu daerah yang terpilih sebagai pelaksana program pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui satuan pendidikan non formal, PKBM dan SKB sebagai tempat pendidikan dan pelatihan masyarakat, sehingga masyarakat dapat terberdayakan.

BACA JUGA:   Polisi Gagalkan Transaksi Sabu Seorang Bandar di Sampit, 50,39 Gram Berhasil Diamankan

“Kami harapkan melalui program yang sudah dilaksanakan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan khususnya perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Luci Dian Andayani melaporkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti gebyar dan sarasehan GP3M sebanyak 333 peserta dari 10 PKBM.

Dia menyebutkan 10 PKBM itu yakni, PKBM Eka Bahurui, PKBM Smart, PKBM Hidayah, PKBM Jaya Kelapa, PKBM Annur, PKBM Harati, PKBM Palampang Tarung, PKBM Eka Marewei Hampumpung, PKBM Satria Jaya dan PKBM Sinar Tualan. Termasuk Desa Vokasi SPNF SKB Kotim. (ifin/beritasampit.co.id).