Korem 102/Pjg Kawal Keutuhan dan Kemajuan Bangsa dalam Bingkai NKRI

IST/BERITA SAMPIT - Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto saat foto bersama dengan komunitas motor.

PALANGKA RAYA – Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan Komponen Bangsa lainnya yaitu pembinaan komunitas motor, dengan megambil tema “Mengawal Keutuhan dan Kemajuan Bangsa dalam Bingkai NKRI”, di Aula Makorem 102/Pjg, Kamis 23 September 2021.

Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto menyampaikan, kegiatan Komunikasi Sosial ini dilaksanakan bertujuan untuk memelihara tali silaturahmi dan menyamakan persepsi bersama komponen bangsa dalam menyikapi serta menjaga kondisi juang di wilayah Korem 102/Pjg.

Selain itu, tujuannya untuk menjadi sarana yang efektif dalam memelihara dan meningkatkan kebersamaan membangun komunikasi, sehingga dapat kesamaan pandang dalam memahami setiap permasalahan yang ada. Komunikasi sosial dengan komponen bangsa juga menjadi salah satu metode pembinaan teritorial yang menjadi wahana untuk mencapai kesepahaman dan persepsi tentang pembinaan wilayah pertahanan.

“Untuk itu, mari kita tumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Saya berharap semua keluarga besar TNI dan komponen bangsa, Korem 102/Panju Panjung menjadi pelopor dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, yang sampai saat ini masih belum berakhir,” jelas Brigjen TNI Purwo Sudaryanto.

BACA JUGA:   Nilai Peserta Seleksi CPNS di BKD Kalteng 90 Persen di Atas Passing Grade

Globalisasi dengan perkembangan teknologi informasi yang berkembang semakin melahirkan berbagai budaya baru dan berpotensi menggeser budaya nasional yang sudah ada, serta memungkinkan lahirnya suatu indentitas baru.

“Selain itu pengaruh nilai-nilai global telah ikut mewarnai seluruh aspek kehidupan, sehingga eksesnya telah mempengaruhi kondisi bangsa ini yang semula dikenal santun, solidaritas tinggi, saling menghormat antar sesama berubah menjadi sebaliknya. Banyak orang dengan mudah menuntut, mudah bertindak anarkis, tidak saling mempercayai, curiga yang berkelebihan, menganggap orang lain selalu salah dan bahkan menyimpang dari hukum,” pungkasnya.

Sehingga, untuk mencermati fenomena seperti itu, tentu perlu adanya kesadaran semua komponen masyarakat terhadap pentingnya membangun karakter bangsa melalui peran masing-masing. Betapapun dahsyatnya hiruk pikuk pengaruh yang datang, jika mampu mempertahankan dan konsisten memelihara indentitas, karakter bangsa serta jati diri luhur bangsa Indonesia, tentunya ketahanan nasional akan mampu diwujudkan dengan baik.

“Mengingat esensi membangun karakter bangsa ini sangat penting, maka perlu kemauan serta komitmen segenap komponen masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai moral di atas kepentingan-kepentingan sesaat, sehingga kepentingan bangsa dan Negara menjadi tujuan utama. Dengan mengikuti kegiatan Komunikasi Sosial ini dengan harapan kebersamaan untuk mewujudkan sinergis guna membangun karakter bangsa,” lugasnya.

BACA JUGA:   Blusukan, Sugianto Memastikan Pembangunan Infrastruktur Tetap Jalan di Daerah

Komponen masyarakat yang merupakan bagian dari elemen bangsa, bersama-sama dengan TNI dapat didayagunakan untuk menyiapkan potensi nasional yang akan menjadi kekuatan pertahanan, sehingga perlu dipersiapkan secara dini untuk kepentingan pertahanan negara sesuai sistem pertahanan semesta.

“Oleh karena itu komunikasi sosial dengan komponen masyarakat diharapkan mampu memberikan pemahaman dan menyamakan persepsi, tentang Binter TNI AD serta meningkatkan partisipasi komponen masyarakat dalam kegiatan di bidang pertahanan negara,” harapnya.

Mencermati kondisi kehidupan masyarakat saat ini di wilayah Kalteng yang cukup kondusif, tentunya memberikan gambaran bahwa antara aparat pemerintah dan masyarakat mempunyai rasa kebersamaan dalam menciptakan suasana kehidupan yang tertib, rukun dan damai. Kerukunan mempunyai arti penting dalam kehidupan manusia, apalagi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena kerukunan akan dapat menjamin stabilitas keamanan di wilayah. (Hardi/beritasampit.co.id).