Pasien Covid-19 di RSSI Pangkalan Bun Tinggal 19 Orang

Man/BERITASAMPIT : Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fachruddin, saat menyampaikan laporan kepada Bupati Kobar Hj Nurhidayah pada acara Anjang Sana ke RSSI PBun.

PANGKALAN BUN – Direktur Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dr Fachruddin mengatakan jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan sampai sekarang tinggal 19 orang.

Dia merincikan jumlah pasien 14 warga Kabupaten Kobar dan 5 orang lainnya warga luar Kabupaten Kobar.

Hal tersebut disampaikan Fachruddin saat menyambut kunjungan Anjang Sana Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan Wabup Kobar Ahmadi Riansyah usai acara Peringatan HUT Kobar ke 62 tahun, bersama Unsur Forkompinda dan sejumlah kepala dinas, Senin, 4 Oktober 2021.

“Kami sangat bersyukur karena saat ini jumlah pasien positif Covid-19 mengalami penurunan dratis, saat ini pasien terkonfirmasi yang masih menjalani perawatan sebanyak 19 orang. Jadi sekarang jangan lagi merasa takut untuk dirawat di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” kata Fachruddin.

BACA JUGA:   Nelayan Minta Kapal, Kadis Perikanan Kobar : Sudah Diusulkan ke Provinsi

Sebelumnya saat pasien kasus Covid-19 melonjak, ada keengganan dari masyarakat untuk berobat kerumah sakit.

‚ÄúSekarang dengan semakin menurunnya kasus Covid-19, saat ini ada peningkatan kunjungan berobat, maaf berobat bukan karena Covid-19,” ungkap Fachruddin.

Sementara itu, Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat kegiatan anjangsana, menyerahkan bingkisan sembako kepada keluarga pasien Covid-19 yang dirawat di RSSI Pbun.

Kegiatan anjang sana ini merupakan rangkaian HUT Kobar ke 62 yang secara rutin di laksanakan setiap tahun, untuk tahun ini pemerintah daerah memberikan kepedulian terhadap keluarga pasien terkonfirmasi Covid-19.

“Ibu harap jangan di lihat dari isinya, tapi inilah bentuk kepedulian Pemkab Kobar, untuk mengurangi beban hidup masyarakat, dimana sejak pandemi Covid-19 melanda, pemerintah berusaha keras mengupayakan agar kasus Covid-19 ini tidak mengganggu kehidupan masyarakat, meski demi menyelamatkan masyarakat dari penyebaran Virus Corona, pemerintah daerah pun telah melakukan berbagai upaya, mensosialisasikan Protokol Kesehatan,” kata Bupati Kobar Hj Nurhidayah.

BACA JUGA:   Pendiri AMPP Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemkab Kobar Terhadap TMP Indrapura

Dalam kesempatan itu juga, Bupati meminta kepada keluarga pasien Covid-19 dan masyarakat Kobar secara umum, agar tetap semangat dan kompak, dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 di Kobar, meski saat ini kasus Covid-19 menurun, namun bencana Covid-19 belum berakhir.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir, untuk itu masyarakat jangan lengah, jangan kendor untuk menerapkan protokol kesehatan, meski saat ini aktifitas perekonomian masyarakat telah di buka, bukan berarti kami tidak memantau, sebab kita berupaya keras agar masyarakat selamat dari penyebaran Virus Corona,” tutup Hj Nurhidayah.

(man/beritasampit.co.id).