Jalan Km 1,5 Kasongan – Kereng Pangi Kembali Bisa Dilewati

ANNAS/BERITASAMPIT - Suasana saat perbaikan jalan yang ambruk di Km 1,5 dengan mengunakan alat berat dan juga di tinjau langsung Bupati Katingan Sakariyas

KASONGAN – Bupati Katingan Sakariyas, didampingi Kepala Dinas DPUPRhub Katingan Cristian Rain, meninjau perbaikan jalan Kasongan-Kereng Pangi di titik jalur Km 1,5 atau 20 meter sebelum jembatan telaga, pada Senin 15 November 2021.

Sebelumnya titik jalan ini jebol akibat derasnya debit air akibat diterjangan bencana alam berupa banjir, sekira dini hari atau subuh.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas terhambat dan mengalami antrian kendaraan yang panjang baik itu dari jalur Kasongan atau sebaliknya dari jalur Kereng Pangi.

Perbaikan jalan Km 1,5 ini membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam mengunakan alat berat dan ditimbun mengunakan batu besar dan kemudian di tutup mengunakan batu-batuan kecil. Lalu diratakan kembali agar bisa dengan maksimal dengan baik saat dilalui kendaraan.

BACA JUGA:   Cegah Penularan Covid-19, Diskominfo Katingan Pasang QR Code aplikasi Pedulilindungi

Saat peninjauan perbaikan jalan. Bupati Katingan Sakariyas, mengatakan di titik Km 1,5 atau gorong-gorong yang rusak saat ini sudah di tanggani pada tahap penimbunan dengan alat berat.

“Kita ketahui, tidal hanya di Km 1,5 ini saja yang mengalami kerusakan. Dan masih banyak titik yang rusak seperti di Km 14, Km 1, Km 4 dan Km 9 dan yang lainnya. dititik tersebut ada terendam banjir yang cukup dalam dan deras. Diharapkan kepada masyarakat dan pengendaran dihimbau untuk selalu berhati-hati saat melintasi jalan Kasongan-Kereng Pangi,”jelas Mantan Pimpinan Bank Kalteng Cabang Kasongan.

BACA JUGA:   Bupati Apresiasi Wisata Ruang Terbuka Hijau Kota Kasongan Dibangun DLH Katingan

Ditempat yang sama. Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, mengatakan arus lalu lintas darat Kasongan-Kereng Pangi hanya bisa dilalui kendaran yang memiliki bobot yang berat atau tinggi seperti double gabin ataupun kendaraan yang memang dimensinya tinggi.

“Sementara, kita tidak himbau untuk kendaraan-kendaraan bobot kecil. Sebab, kurang mampu menahan derasnya arus banjir dan ada titik jalan yang terendam cukup dalam terutama di Km 1 dan Km 14. Diharapkan untuk sementara bagi masyarakat atau pengendaraan yang kurang berkepentingan dalam bepergian agar
menunggu sampai kondisi kembali normal,” pungkasnya.

(Annas/beritasampit.co.id)