BKSDA Sampit Observasi Lokasi Kemuculan Orang Utan di Desa Bagendang Permai

IST/BERITA SAMPIT - Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit Muriansyah, saat melakukan observasi dilokasi kemuculan orang utan dikawasan perkebunan warga Desa Bagendang Permai. Senin 22 November 2021.

SAMPIT – Pos Penjagaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit, Kalimantan Tengah, bersama Anggota Manggala Agni Pos Sampit, melakukan observasi dilokasi kemunculan primata tersebut, Senin 22 November 2021.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut adanya laporan warga yang merasa resah dengan kemunculan sekitar 4 orang utan di wilayah perkebunan sawit warga Desa Bagendang Permai, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Hasil observasi laporan warga terkait gangguan orang utan, kita tidak menemukan adanya satwa tersebut, namun kita menemukan adanya satu sarang disekitar lokasi itu,” Kata Komandan Pos Jaga BKSDA Sampit Muriansyah, kepada Beritasampit.co.id. Selasa 23 November 2021.

BACA JUGA:   Keluarga Bersyukur Pemerintah Telah Menjamin Pengobatan Guntur

“Memang dari dua seorang warga pelapor ada seekor orang utan jenis jantan berukuran besar dan tua. Namun dari hasil keterangan warga terdapat ada 3 individu lagi sering muncul disekitar lokasi tersebut,”lanjurnya.

Kehadiran orang utan masuk ke kawasan perkebuban warga dianggap sangat meresahkan, pasalnya hewan tersebut telah merusak dan memakan umbut tanaman anakan kelapa sawit milik warga.

BACA JUGA:   Tim Pendamping Berperan Penting Bantu Percepatan Penurunan Stunting di Kotim

“Sementara ini kita berikan imbauan dan arahan kepada warga setempat. Namun apa bila orang utan itu muncul lagi, kami meminta warga secepatnya melapor dan menandai lokasi kemuculannya, biar petugas mudah menemukan keberadaan hewan tersebut,”pungkasnya.

(Cha/beritasampit.co.id)