Tingkatkan Pembangunan BTS, Upaya Pemkab Lamandau Percepat Transformasi Bidang Komunikasi Digital

IST/BERITA SAMPIT : Bupati Lamandau, Hendra Lesmana.

NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten Lamandau terus melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah, hal tersebut diwujudkan dengan terus dibangunnya Base Transceiver Station (BTS) 4G untuk memenuhi kebutuhan jaringan internet khususnya di wilayah pedesaan.

Pembangunan BTS ini  bertujuan untuk pemerataan jaringan internet kepada seluruh seluruh masyarakat agar dapat mengakses layanan telekomunikasi hingga ke seluruh wilayah pelosok-pelosk Desa, yang ada di Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaun Bakuba ini.

Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengatakan, dengan terus ditingkatkannya pembangunan BTS ini, sekaligus juga sebagai upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di daerah.

“Pemerintah Daerah terus berupaya untuk mewujudkan Merdeka Sinyal di Kabupaten Lamandau, saat ini 21 Desa di 4 Kecamatan sedang dalam proses survey dan tahap pembangunan BTS yang bekerja sama dengan BAKTI Kementerian Kominfo, hal ini bertujuan untuk proses percepatan transformasi digital di Kabupaten Lamandau, sehingga mampu menjadi langkah yang sangat positif dalam memajukan pendidikan, perekonomian dan teknologi,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, Rabu 28 September 2022.

BACA JUGA:   Peringati Hut PGRI Ke 77, Dikbud Lamandau Bagikan Hadiah untuk 25 Sekolah Terdampak Banjir

Bupati menjelaskan, Dalam implementasinya, pemerintah Kabupaten bekerja sama dengan kementerian Kominfo melalui program Non 3T baik melalui Operator seluler maupun Non 3T BAKTI untuk pemenuhan pembangunan menara telekomunikasi Built to Suit untuk dipasangkan perangkat Base Transceiver Station (BTS) 4G.

“Tahun 2021 terdapat 3 menara komunikasi yang selesai dibangun, dan tersebar di tiga Kecamatan, yakni di  Desa Samu Jaya Kecamatan Lamandau, Desa Sumber Jaya Kecamatan Menthobi Raya, dan Desa Purwareja Kecamatan Sematu Jaya,” Jelas Bupati.

Lanjutnya, sementara ini untuk di Tahun 2022 sampai saat ini total ada sebanyak 25 desa melalui program BTS non 3T telah berdiri menara komunikasi, dan beberapa BTS diantaranya jaringannya hanya tinggal menunggu untuk dilakukan aktivasi.

BACA JUGA:   Tahan Laju Inflasi, Pasar Murah Terus Digalakkan

“Desa tersebut meliputi Kecamatan Belantikan Raya yaitu Desa Benuatan, Karang Besi, dan Sungai Buluh. Kecamatan Bulik Timur yaitu Desa Batu Tunggal, Desa Merambang, Desa Pedongatan, Desa Sungkup, Desa Toka, dan Desa Nanga Kemujan. Kecamatan Sematu Jaya yaitu Desa Wonorejo. Kecamatan Bulik yaitu Desa Sumber Mulya, Desa Nanga Pamalontian, Desa Tamiang, dan Kelurahan Nanga Bulik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Kecamatan Delang, yaitu Kelurahan Kudangan, Desa Penyombaan, Desa Hulu Jojabo, Desa Lopus, dan Desa Kubung. Kecamatan Lamandau yaitu Desa Karang Taba, Desa Bakonsu, Desa Samu Jaya, dan Kelurahan Tapin Bini. Kecamatan Menthobi Raya yaitu Desa Batu Ampar dan Desa Topalan. Terdapat 21 desa yang masih dalam tahap survey dan proses pembangunan menara komunikasi (BTS).  (Andre)

(Visited 27 times, 1 visits today)